PENGAJIAN RUTIN TP PKK, DWP, DAN KORPRI KABUPATEN NGANJUK PERKUAT NILAI KEIMANAN DAN KEPEDULIAN SOSIAL
DWP
ptsp.kemenag.kab.nganjuk+DWP@placeholder.com
Nganjuk — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk mengikuti kegiatan Pengajian Rutin TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan KORPRI Kabupaten Nganjuk yang diselenggarakan pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai wadah mempererat ukhuwah, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan anggota.
Acara diawali dengan pembukaan melalui pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an beserta sari tilawah, pembacaan Surah Yasin dan Al-Kahfi, serta penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
.jpeg)
Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan
Kabupaten Nganjuk, Ibu Lid Harliana Nur Sholekan, mengajak seluruh peserta
untuk senantiasa menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak
menentu. Beliau juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi
dan mengawasi pergaulan putra-putrinya agar terhindar dari pergaulan bebas
serta mampu tumbuh menjadi generasi yang saleh, berakhlak mulia, tangguh, dan
berprestasi.
Mauidah hasanah disampaikan oleh Ustadz Syamsul Ma'arif
Al Qomar dengan mengangkat pesan dari Surah At-Tahrim ayat 8 tentang pentingnya
bertaubat kepada Allah SWT dan senantiasa memperbaiki diri. Dalam ceramahnya,
beliau mengajak jamaah untuk memperbanyak sedekah, memakmurkan salat berjamaah,
serta terus mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap keadaan, baik ketika
memperoleh nikmat maupun saat menghadapi ujian kehidupan.
Beliau juga menyampaikan bahwa kehidupan hendaknya
dijalani dengan penuh kesabaran, rasa syukur, dan prasangka baik kepada Allah
SWT. Melalui filosofi tokoh Semar dalam pewayangan Jawa, beliau mengingatkan
bahwa setiap manusia pasti memiliki persoalan hidup, namun tetap dianjurkan
untuk menghadapi setiap ujian dengan senyum, hati yang lapang, serta keyakinan
bahwa seluruh ketentuan Allah mengandung hikmah terbaik.
Selain itu, jamaah diajak untuk menjaga lisan dari
perkataan yang tidak baik, seperti dusta dan ghibah, serta senantiasa
membersihkan hati dan meningkatkan ketakwaan. Disampaikan pula bahwa kemuliaan
seseorang di sisi Allah SWT ditentukan oleh tingkat ketakwaannya, sebagaimana
firman Allah dalam Al-Qur'an. Sikap dermawan, gemar bersedekah, serta senang
melihat kebaikan orang lain juga menjadi karakter yang harus terus dipupuk
karena akan mendekatkan seseorang kepada Allah SWT, sesama manusia, dan jalan menuju
surga.
Melalui pengajian rutin ini, diharapkan seluruh peserta
dapat mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,
memperkuat hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah), menjaga hubungan
baik dengan sesama (hablum minannas), serta menjadikan kepedulian sosial
sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.